Driving Across Sumbawa : PENGENDARA VS TERNAK

SUMBAWA  : Merupakan sebuah pulau dengan tingkat kemacetan paling rendah selama kami mengendarai sepeda motor dari Yogyakarta menuju Flores! Hanya saja yang menjadi kendala selama kami melintasi pulau ini adalah “Ternak“. Mayoritas penduduk melepaskan ternak mereka dijalan raya dan dibiarkan mencari rumput sendiri. Namun terkadang ternak (Sapi, kerbau, kuda dan Sapi) yang berkeliaran di jalan raya tersebut bisa memunculkan masalah baru bagi pengendara mobil dan sepeda motor, yaitu “kecelakaan”.

IMG_9444 copy

Sudah tidak terhitung lagi berapa jumlah kambing mati ditengah jalan (yang mungkin jadi korban tabrak lari) dan dibiarkan tergeletak begitu saja dan menimbulkan aroma yang tidak sedap. Bahkan kami melihat sapi berukuran sangat besar tergeletak kaku di pinggir jalan dan setelah dua minggu kami melewati tempat tersebut, sapi masih berada di posisi yang sama, hanya saja sapi sudah mengering dan menyusut ukuranya ( *mungkin sudah dimakan anjing liar :O ).

Ketika kami melewati Dompu terjadi kecelakkan antara pengendara sepeda motor dengan kambing yang mengakibatkan pengendara sepeda motor terluka parah dan sepeda motor yang dia tumpangi juga rusak. Di Bima – Sudah ada larangan untuk melepas ternak, namun masih saja terlihat beberapa kambing yang bermain di pasar.

Namun terlepas dari masalah ternak – Pulau Sumbawa merupakan pulau yang sangat cantik. Penduduk lokal yang sangat ramah dan pantai yang indah membuat saya betah berlama-lama di Sumbawa.

Tips:
Meskipun jalan utama di pulau Sumbawa masih sangat sepi, kalian harus berhati-hati – terlebih lagi di tikungan.
Ketika melihat ada kumpulan ternak di pinggir jalan, kurangi kecepatan karena saya pernah melihat ada anak kambing berada dipinggir jalan yang tiba-tiba berlari menyeberangi jalan (padahal jalan lumayan ramai) dan membuat seorang pengendara motor kaget (*untung tidak jatuh).

Indahnya Pantai Maluk – Sumbawa Barat

Pantai Maluk (*namanya mirip sebuah judul lagu ya “Maluk Tuhan yang paling seksi” 😀 hehehe,,,) merupakan pantai yang terletak di desa Maluk, Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat. Pantai ini merupakan tujuan kami pertama kali setelah kami menyebrangi Selat Lombok. Pantai berpasir putih dengan airnya yang berwarna biru cerah benar-benar menggoda saya untuk segera berenang bersama ombak meskipun saat itu cuaca panas sekali.
IMG_5227 copy Terdapat food court yang berlokasi di tepi pantai, mereka menjual berbagai macam masakan khas Sumbawa dan juga seafood! Food court lebih tertata rapi dan bersih, jadi sangat nyaman untuk makan di tempat tersebut.

IMG_5270 copy

Terdapat penangkaran penyu juga lho, tapi saya tidak sempat mengunjungi penangkaran penyu tersebut, hanya lewat saja.

Pantai di Sumbawa barat masih sepi, dan pantainya sangat bersih. Pantai ini sebenarnya jauh lebih cantik dari beberapa pantai yang terdapat di Bali. Semoga saja setelah banyak wisatawan yang datang pantai ini tetap bersih. Karena biasanya banyak sekali wisatawan yang tidak bertanggung jawab dengan membuang sampah di sepanjang pantai.