Overland : Banyuwangi – Yogyakarta by train

Terbangun lebih pagi dari alarm yang sudah aku atur malam sebelumnya, 30 menit kemudian Ibu pemilik homestay-pun mengetuk pintu berkali-kali, membangunkan aku yang masih belum keluar kamar karena kereta keberangkatanku jam 6.30 am. Takut tertinggal katanya.

Bermalam di homestay Naufal Banyuwangi yang berjarak tidak lebih dari 100 meter dengan stasiun banyuwangi baru. Harga 75.000/malam dengan fasilitas kamar yang cukup bersih.

Kupesan kopi susu dan menghabiskanya sebelum menuju ke stasiun Banyuwangi Baru. Tiket kereta seharga 94 ribu dan perjalanan nantinya akan memakan waktu sekitar 14 jam …

Yeahhh 14 jam 😉 well, i can’t imagine myself being stuck in a train for so many hours, but then … i just want to enjoy the journey and the view outside as i choose the seat by the window.

Melewati hamparan sawah, perkebunan dan perumahan warga membuat perjalanan nantinya tidak akan membosankan, apalagi tadi pagi sudah mendownload beberapa film offline sebagai hiburan.

Di Kereta ada mas-mbak yang bolak balik menjual makanan. Tadi aku sempat beli Nasi Goreng dengan harga 23.000. Jangan tanya rasa ya, kalau lapar gimana rasanya ya tetap dimakan 😁

Tidak lama lagi akan sampai di Jember, ingin sekali menulis apa yang aku lihat sepanjang perjalanan. Tapi karena barusan aku minum #RejectTheWind jadi mendadak ngantuk.

Cerita aku lanjutin nanti setelah tidur ya 🤣

Advertisements

BS Resto : “Tempat makan Cozy di Magelang”

BS Resto merupakan salah satu restoran yang terletak di Magelang dan berdiri sejak tahun 2009. Dengan mengusung design natural membuat restoran ini menjadi salah satu tempat favorit bagi wisatawan asing maupun lokal. Dari halaman restoran kita akan melihat dua bangunan Limasan kembar yang sebenarnya bangunan ini jauh-jauh dibawa dari Wonosari. Bangunan Limasan Pertama merupakan pintu masuk atau kedatangan bagi tamu. Di bangunan ini terdapat beberapa barang-barang antik seperti kepala Budha yang tersusun rapi.

IMG_3586 copy

Sementara Limasan kedua di gunakan untuk acara meeting atau pertemuan. Meskipun ruangan tidak ber-AC namun pengunjung tidak perlu khawatir karena sekeliling restoran yang penuh dengan tanaman  hijau dan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu Jati berkualitas tinggi disertai dengan banyaknya ventilasi membuat kita tetap nyaman. Mengadakan meeting disini tentu lebih menyenangkan karena kita bisa merasakan kembali berada di dalam rumah Limasan yang sekarang sudah jarang sekali kita temui.

IMG_3597 copy

Menuju ke Balkon dimana restoran berada, akan terlihat banyak sekali interior yang terbuat dari kayu. Sebenarnya di BS Resto sendiri juga memiliki workshop untuk furniture, dan sebagian interior yang kita lihat merupakan produksi sendiri. Bukan hanya design yang membuat wisatawan merasa nyaman ketika berada di resto ini, namun pemandangan sekitar yang bagus menjadikan restoran ini tidak boleh dilewatkan. Bagaimana tidak, ketika kita berada di balkon dan melihat ke arah selatan kita bisa melihat indahnya pegunungan Menoreh dan megahnya gunung Sumbing di sebelah Barat. Saat senja tiba, kita juga bisa menikmati romantisme sunset dengan sajian menu makanan khas Indonesia maupun western dan diterangi dengan cahaya temaram lilin yang pastinya akan menambah kehangatan makan malam kita.

IMG_3491 copy

IMG_3609 copy

IMG_3612 copy

Untuk semakin menarik minat pembeli, di BS Resto juga terdapat kolam pemancingan dengan saung-saung dimana kita bisa menikmati makanan yang kita pesan. Soal harga, kalian tidak perlu khawatir, karena menu makanan disini sangat terjangkau.

IMG_3601 copy

Dibangun di atas lahan 3200m2, masih banyak lahan kosong di bagian belakang restoran yang ditumbuhi rumput hijau dengan subur dan terawat.  Biasanya tempat ini sering di gunakan bagi sepasang pengantin baru untuk merayakan perkawinan outdoor yang memang sedang banyak di minati saat ini.

IMG_3599 copy

Jadi, bagi temen teman yang ingin sekali mengadakan pertemuan, wedding outdoor atau menikmati akhir pekan yang berbeda – maka teman-teman bisa mengunjungi BS Resto dengan alamat Jl. Mayor Kusen KM. 2,4 Mungkid, Pabelan, Magelang, Jawa Tengah 56512 dengan nomor telepon 0812-2947-5140

Borobudur Silver : “Jual Perak Berkualitas Magelang”

Borobudur Silver merupakan salah satu tempat yang masih berjaya hingga saat ini dalam mengolah dan menjual barang kerajinan dan perhiasan dari perak. Sampai sekarang perhiasan perak masih sangat diminati oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Borobudur Silver yang berpusat di Jln. Menteri Supeno no. 41 Yogyakarta ini berdiri sejak tahun 1989. Saat ini memiliki cabang di JL Borobudur Km. 2,5 Mungkid, Pabelan, Magelang.

IMG_3524 copy

Ketika mengunjungi Borobudur Silver, kita bisa melihat workshop dimana pengrajin sedang membuat perhiasan dari perak. Proses yang menghabiskan waktu cukup lama. Membutuhkan ketelatenan dan kesabaran agar perhiasan yang di buat memiliki kualitas yang tinggi. Seperti yang kita tahu Borobudur Silver memang selalu mengutamakan kualitas dalam setiap perhiasan yang dibuat.

Tidak heran jika Borobudur Silver menyabet berbagai macam penghargaan seperti Grand award for Jewelry IGDS (2002), IGDS Awards (2003 – 2005), Best Design Dewam Kerajinan Nasional (2006), Merit Award Top 10 Jewelry HongKong (2006), Best Contemporary Jewelry Indonesia (2006), Gold Awards IGDS 2007, Live Broadcast with Jupiter TV – Tokyo (2007), dan masih banyak lagi.

IMG_3538 copy

Memasuki workshop dan melihat pengrajin yang cukup terampil membuat perhiasan dengan cantik menjadikan saya ingin sekali membuat perhiasaan sendiri seperti yang mereka lakukan.

IMG_3552 copy

Setelah puas melihat pengrajin dengan segala kesibukan mereka, saatnya untuk mengexplore ke dalam art shop. Terdapat banyak sekali perhiasan dan barang kerajinan dengan harga murah hingga teramat sangat mahal sekali. Berikut ini foto – foto yang sempat saya ambil saat berkeliling ke dalam toko.

IMG_3559 copy

IMG_3576 copy

IMG_3578 copy

IMG_3577 copy

IMG_3560 copy

IMG_3570 copy

Meskipun hanya sebentar saya mengunjungi Borobudur Silver, namun saya mendapatkan banyak ilmu mengenai perhiasan perak yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya.

IMG_3581 copy

Bagi Pecinta Kopi, di Borobudur Silver juga menjual Kopi Hibo yang rasanya sangat nikmat. Merupakan 100% kopi organik Arabika asli Papua yang ditanam di ketinggian 2000m dari permukaan laut. Kopi bebas dari segala macam pestisida dan tinggi akan zat anti oksidan. Meskipun kopi hitam – namun kopi ini memiliki kadar kafein dan keasaman yang rendah, jadi aman untuk lambung. Harga untuk 200g kopi Hibo sekitar 160.000. Harga yang sangat murah bagi pecinta kopi!

Alamat :

BOROBUDUR SILVER

JL Borobudur, Km. 2, 5 Mungkid, Pabelan, Magelang, Jawa Tengah 56512

(0293) 789322

Orang Utan Resto Magelang

Terletak di jln. Mayor Kusen km 2,4 “Orang Utan Resto” selalu di penuhi dengan bus pariwisata setiap kali saya melintasi depan resto dalam perjalanan menuju Yogyakarta. Sepintas terlihat banyak sekali siswa-siswa sekolah yang sedang bercanda di halaman resto yang cukup luas itu. Bisa ditebak jika resto ini memang melayani grup wisata dalam jumlah yang cukup besar.

IMG_3502 copy

***

Tanggal 16 Mei 2017 saya memiliki kesempatan untuk mengetahui lebih jauh mengenai tempat ini dan pada saat itulah untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki saya di area resto yang memang telah berdiri cukup lama yaitu pada tanggal 01 Mei 2010. Memasuki restoran, kami disambut oleh ikon/ maskot resto yang berupa satwa endemik Indonesia yaitu “Orang Utan”. Jadi rasanya belum lengkap jika mengunjungi tempat ini namun  belum selfie atau berfoto dengan ikon ini. 

IMG_3500 copy

Menu makanan di Resto ini sangat bervariasi. Meskipun ribuan orang datang ke Resto ini – namun kenyamanan dan kualitas makanan tetap menjadi prioritas utama bagi pengunjung. Jadi tidak heran jika Resto ini masih menjadi pilihan utama bagi wisatawan.

IMG_3521 copy

Untuk memanjakan tamu yang terus berdatangan. Orang Utan Resto menyediakan beberapa Fasilitas, antara lain :

  • Tempat parkir luas yang mampu menampung hinggal 30 Bus Pariwisata.
  • Mushola yang bisa untuk berjamaah sekitar 100 orang.
  • Ruang transit yang terpisah antara siswa dengan Guru
  • Tersedia toko souvenir yang menjual barang oleh – oleh dengan harga yang murah.

IMG_3511 copy

Selain itu, Orang Utan resto juga melayani paket outbound, Arung Jeram ( Rafting) di Sungai Elo atau Sungai Progo dan paint ball.

Jadi kalau kalian sedang mengunjungi Magelang dan ingin mendapatkan pengalaman wisata outbound yang tak terlupakan maka wajib sekali untuk datang ke tempat ini.

Kontak :

Orang Utan Resto

Jalan Mayor Kusen KM 2,4, Pabelan, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah 56512

0293 – 789324 / 081 226 325 325 / WA 081 565 605 84.

Kota Tua Semarang

A people without the knowledge of their past history, origin and culture is like a tree without roots. Marcus Garvey

IMG_6970 copy

Sekitar beberapa minggu yang lalu, saya dan mbak Enda mengunjungi sahabat kami Wara yang tinggal di Semarang. Sebenarnya rencana awal mau servis laptop, tapi karena tidak dapat balasan dari teman, akhirnya kami mengunjungi beberapa tempat menarik di Semarang. Salah satunya adalah kawasan Kota Tua.

Kawasan kota tua Semarang dulunya merupakan pusat perdagangan pada masa kolonial Belanda. Bangunan yang khas dan atmosfer kota tua pagi itu membuatku terbuai dan membayangkan berada di dalam masa penjajahan Belanda di kala itu. Di kawasan Kota Tua Semarang terdapat banyak bangunan yang sampai sekarang masih berdiri dengan kokoh. Banyak bangunan yang ditinggalkan oleh pemiliknya dan banyak juga bangunan yang telah di alih fungsikan sebagai restoran atau kantor, antara lain :

GEDUNG MARBA

IMG_7037 copy

Siapa sangka ternyata MARBA merupakan singkatan dari kata MARTA BADJUNET. Seorang saudagar kaya dari Yaman yang memprakarsai didirikannya bangunan ini. Saat ini gedung Marba di jadikan sebagai kantor Advokat Adi Prakoso.

GEREJA BLENDUK

IMG_7118 copy

Merupakan Gereja Kristen yang masih sering dipakai untuk kebaktian hingga saat ini. Dinamakan Gereja Blenduk karena memiliki kubah di bagian atas bangunan gereja. Kita bisa masuk ke gereja untuk melihat indahnya interior gereja. Kami tidak sempat masuk ke dalam, tetapi sekitar 4 tahun yang lalu saya pernah masuk dan benar-benar mengagumi interiornya. Tiket masuk sekitar 10.000,-

IMG_7137 copy

Selain 2 bangunan itu ada lagi bangunan tua yang sekarang di gunakan sebagai restoran Ikan Bakar Cianjur. Sayang sewaktu kami kesana masih tutup. Mungkin terlalu pagi kami datang.

IMG_7082 copy

Tepat di samping gereja Blenduk terdapat Taman Srigunting, Di beberapa sudut taman terdapat sepeda tua dan becak atau kendaraan jaman dahulu dimana kita bisa berfoto dengan membayar seiklasnya.

IMG_8003 copy

Ada lagi satu spot yang sering dikunjungi wisatawan dan lokasi tidak begitu jauh dari Gereja Blenduk. Akar dari pohon beringin hampir menutupi seluruh bagian dinding bangunan tersebut. Entah sudah berapa puluh tahun pohon ini hidup. Sekilas memang nampak mengerikan, namun karena banyak sekali pengunjung, kami harus antri untuk berfoto di tempat ini.

IMG_8032 copy

Semakin siang, kota Semarang semakin panas. Akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi Museum 3D Semarang. Di sepanjang perjalanan terdapat beberapa mural yang sempat saya foto.

IMG_8036 copy

One Day Trip : Komodo island!

Selama kami tinggal di Pulau Kanawa, kami memutuskan untuk membeli paket wisata mengunjungi pulau Komodo yang dijual di Hotel. Kami berangkat sekitar pukul 10 pagi.

IMG_0921 copy

Perjalanan sekitar satu jam. Sesampainya di Pulau Komodo, kami membeli tiket masuk. Untuk bertemu dengan Komodo, kami harus melakukan trekking yang dipandu oleh guide ke dalam Pulau. Ada 3 pilihan trekking yang bisa kita pilih yaitu Short, Medium dan Long trekking. Karena saat itu cuaca sangat panas dan nampaknya michal sangat khawatir kalau saya tidak mampu trekking di pulau Komodo ini – jadilah dia memilih short trekking.

IMG_6065 copy

Baru sesaat setelah memasuki hutan, kami bertemu dengan Komodo yang sedang beristirahat di bawah pohon. Saat siang hari Komodo memang tidak banyak beraktifitas.

IMG_6061 copy

Bagi wanita yang sedang datang bulan tidak diperbolehkan mengunjungi Pulau ini. Kenapa? Karena Komodo ini bisa berubah agresif saat mencium bau darah. Komodo mampu mencium buruannya dalam jarak sekitar 9.5km.

IMG_6055 copy

Selain Komodo, ada berbagai hewan yang tinggal di Pulau ini, antara lain Rusa dan Babi Hutan. Saya melihat ada beberapa rusa yang terluka. Kemungkinan diserang oleh Komodo. Rasanya sedih melihat rusa rusa itu. Tapi mau bagaimana lagi, rantai kehidupan 🤐 (*sama seperti hidupku yang di rantai cintamu 😂 eyaaa….)

IMG_6071 copy

Memilih short trekking ini di luar dugaan kami, karena benar-benar short. Padahal energi masih penuh.

IMG_6086 copy

Di Pos akhir terdapat dapur dan banyak Komodo yang beristirahat di bawah bangunan dapur. Rupanya komodo datang ke area dapur karena mencium aroma masakan yang setiap hari di masak oleh ranger. Setelah selesai di pulau Komodo. Kami melanjutkan snorkeling di Manta Point kemudian kembali ke Pulau Kanawa.

Informasi :

+ Dulu ketika kami membeli trip dari pulau Kanawa, kami membayar sekitar 800rb/ kapal – sekarang harga mungkin berubah.

+ Jika kalian berada di Labuan Bajo, kalian bisa bergabung dengan turis lain untuk mengunjungi pulau komodo dan beberapa spot menarik lainnya. Harga pastinya juga lebih murah. Kalian juga bisa memilih paket bermalam di kapal. Biasanya sudah termasuk makan.

+ Untuk mendapatkan harga sewa kapal lebih murah, kalian bisa menyewa kapal Nelayan di pelabuhan. Pastikan kapal memiliki life jacket dan dalam kondisi yang bagus.

Pantai Depok : “No More Braces, Hello Cumi-Cumi Goreng Tepung”

Akhirnya setelah 3 tahun lebih menggunakan kawat gigi dan berpantang memakan makanan yang keras atau susah di kunyah, akhirnya tibalah waktunya untuk membayar pengorbanan selama ini. 

***

Kebetulan Michal beberapa saat yang lalu datang ke Yogyakarta dan bagi dia makan cumi-cumi di Pantai Depok adalah sebuah keharusan. Ibarat peraturan, maka makan cumi-cumi berada di urutan nomor satu yang wajib dijalankan. Jadilah kami pergi setelah semua pekerjaan selesai ke Pantai Depok. Cuaca sore itu agak mendung namun masih belum ada tanda-tanda turun hujan. 

***

Perjalanan memakan waktu kurang lebih satu jam. Kami lebih memilih melewati jln. Bantul karena lebih sepi di bandingkan jln. Parang Tritis. Tiket masuk ke kawasan pantai depok 10.000 dan parkir 2000. Biasanya kami membeli cumi segar di pasar ikan yang terletak sekitar 100 meter dari tempat parkir. Sekitar 4 atau 5 tahun yang lalu, pasar ikan terletak di dekat dengan pantai. Namun sekarang lokasi sudah dipindah dan bangunan pasar juga sangat bagus dan bersih. 

img_6019-copy

Ada berbagai macam ikan laut yang di jual. Ada juga Kepiting, Kerang dan Cumi-cumi.

img_6022-copy

Kami membeli Cumi-Cumi 1kg dengan harga Rp. 120.000 (*entah berapa harga sebenarnya untuk cumi-cumi tersebut, namun memang ketika saya belanja dengan michal, susah sekali untuk mendapatkan diskon 😂).

img_6027-copyw

Setelah mendapatkan Cumi-Cumi, kami berjalan-jalan di pantai sebelum akhirnya memilih warung di tepi pantai dan meminta mereka untuk memasak cumi yang kami beli.

img_6048-copy

Sambil menunggu pemilik warung memasak, saya berjalan-jalan dan mengabadikan foto nelayan yang sedang membereskan jaring ikan. 

img_6077

Seandainya cuaca tidak mendung, kita bisa menikmati sunset sore itu. 

img_6104-copy

Akhirnya cumi-cumi goreng tepung sudah siap. Biaya memasak sekitar 45rb dan itu sudah termasuk nasi dan sambal. Selamat makan!!! 

Pulau Kanawa  

Cuaca siang itu sangat terik, kami yang baru tiba di kantor penjualan tempat meeting point keberangkatan ke Pulau Kanawa langsung memarkir sepeda motor di pojok teras kantor. Sepeda motor akan tetap berada di sana selama beberapa hari kedepan. Sudah banyak turis asing yang berkumpul menunggu keberangkatan. Setelah sekitar 10 menit saya dan Michal menunggu, akhirnya kami berangkat.

Perjalanan dengan kapal sekitar 2 jam. Membayangkan 2 jam berada di kapal pasti sangat membosankan, namun ternyata tidak karena siang itu cuaca yang cerah dan ombak tenang membuat kami dapat menikmati indahnya pemandangan selama perjalanan. Mulai dari pulau yang rumputnya mulai kering karena musim kemarau, desa apung di tepian pulau, hingga ikan kecil yang terkadang terlihat melompat-lompat dari kedalaman laut. Suara bising kapal dan canda-an anak buah kapal semakin mewarnai perjalanan kami.

IMG_0887 copy

Akhirnya tibalah kami di Pulau Kanawa. Saat kapal perlahan mendekati pulau, sudah terlihat jernihnya air dan lincahnya ikan yang berenang di antara batuan karang. Angin sejuk dari pulau membuat saya sangat tidak sabar untuk segera berenang dan berkeliling pulau.

img_6161-copy

Setelah registrasi di front office, salah satu staff mengantarkan kami menuju ke kamar. Kami menginap di bungalow yang terletak di ujung dengan fasilitas kamar yang standar. Tidak ada AC dan  saat itu listrik hanya tersedia malam hari saja. Di teras kamar terdapat satu hammock dan seperti biasa selalu menjadi rebutan antara saya dan michal 😂.

Sarapan pagi selalu di antar ke kamar dengan menu yang sama. Roti, scrambled Eggs, pisang dan secangkir kopi. 

THINGS TO DO IN KANAWA ISLAND

  • SNORKELING

Snorkeling merupakan hal nomor satu yang bisa di lakukan di pulau ini. Batuan karang yang cantik dan tidak rusak membuat kami betah berlama-lama menyelaminya. We don’t care really with our skin that getting burn day by day …. hehe

DSCN0461 copy

  • TREKKING 

Di pulau ini terdapat bukit dan kita bisa naik ke bukit ini untuk melihat pemandangan sekitar atau menikmati sunset. Sudah ada jalan yang menpermudah kita sampai di puncak. Sebenarnya untuk mencapai puncak bukit tidak lama, hanya saja cuaca panas dan jarang berolahraga membuat saya hampir mati 😖 (*lebay).  Di bukit ini juga terdapat beberapa kambing yang saya sendiri kurang tahu sebenarnya milik siapa mereka ini. Apakah kambing liar? Atau nungkin saja kambing-kambing ini milik penduduk Labuan Bajo yang dibiarkan hidup di pulau ini karena di sini banyak rumput. Jadi dibiarkanlah kambing-kambing merumput sendiri.

img_6202-copy

Di pulau ini juga menyewakan kamar tenda. Bisa dilihat di foto di atas. Kamar tenda ini jauh lebih murah dan menjadi pilihan backpacker. Entah sekarang masih ada tidak untuk tipe kamar ini di Kanawa. 

img_6217-copy

Saya termasuk beruntung karena cuaca saat berada di Kanawa sangat cerah dan memiliki kesempatan menikmati indahnya sunset dari bukit.

  •  TRIP KE PULAU KOMODO

Dari pulau Kanawa, kita juga bisa arange trip ke Pulau Komodo. Dan jarak tempuh juga tidak terlalu lama karena lokasi pulau ini tidak begitu jauh. Untuk trip ke Pulau Komodo dari pulau Kanawa bisa dibaca disini

***

Jadi itulah tiga hal yang bisa kita lakukan. Saat itu kami mengunjungi Pulau Kanawa tahun 2012 dan mungkin saja sekarang ada banyak aktivitas seru yang bisa di lakukan. Tahun 2015 yang lalu saat kami mengunjungi Flores, kami ingin sekali mengunjungi Pulau Kanawa lagi, namun karena terbatasnya waktu kami urungkan niat kami tersebut, meskipun kami sempat menelpon mereka untuk informasi harga kamar terbaru. Mereka mengatakan jika harga kamar 750rb namun beberapa saat yang lalu saya melihat di website mereka harga kamar 500rb. Untuk lebih pasti mengenai harga kamar teman-teman bisa menghubungi mereka di   http://www.kanawaresort.com/price-info/

Rasanya sedih ketika membaca beberapa review di tripadvisor yang mengatakan bahwa pulau ini tidak lagi seindah dulu dan kondisi kamar saat ini yang sangat buruk. 

Namun, terlepas dari semua itu – Pulau Kanawa masih tetap menjadi pulau yang saya sukai. Semoga suatu saat nanti memiliki kesempatan untuk mengunjungi tempat ini lagi. 

 

The Sweetest Escape “Gili Labak” – Sumenep

Saat pertama kali mendengar kata “Gili Labak” yang terpikirkan oleh saya adalah sebuah pulau yang terletak di Lombok. Ternyata saya salah dan yang  lebih mengejutkan lagi adalah pulau ini terletak tidak begitu jauh dari Pulau Madura. Gili Labak masuk dalam wilayah administratif Sumenep. Padahal tahun 2014, saya pernah mengelilingi Pulau Madura dan tinggal 2 malam di Sumenep. Namun tidak pernah tahu akan keberadaan pulau cantik ini.

img_1663-copy

Pertengahan Desember, saya mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat ini dalam program eco wisata. Sebenarnya saya tidak memiliki kemampuan apa-apa soal pariwisata.  Jadi lebih tepatnya saya ikut hanya sebagai penggembira saja 😂. Berangkat ke Surabaya dari Denpasar. Karena kehabisan tiket pesawat, saya menggunakan transportasi bus dari terminal Ubung. Perjalanan sekitar 11 jam dan saya sudah di jemput di terminal bus Surabaya.

*** Ternyata terminal bus di Surabaya besar dan bagus. Maklum, jarang naik bus ***

MENUJU GILI LABAK

Pukul 4 pagi kami sudah berada di dalam mobil dan menuju ke Pelabuhan Tanjung, Sumenep. Kapal sudah menunggu kami di dermaga. Semua team memindahkan barang bawaan ke kapal dan berangkatlah kami. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam. Ada alternatif lain yang bisa kita gunakan untuk menuju Gili Labak.

Dari Surabaya, kita menuju terminal Sumenep dan kemudian dilanjutkan dengan taksi / ojek hingga pelabuhan Kalianget. Sewa kapal untuk PP sekitar 500rb. Jadi lebih asik jika berangkat rame2. Tapi buat kalian yang males ribet, kalian bisa beli paket wisata ke Gii Labak dengan harga yang tidak begitu mahal. 

img_1085-copy

Gili Labak memiliki luas pulau sekitar 5 Ha dengan hamparan pasir putih lembut mengelilingi pulau. Kapal nelayan dengan warna dan detail yang cantik bersandar rapi di tepian pantai. Jernihnya air laut membuat saya tidak sabar untuk segera melompat dan mencari tau keindahan dibalik tenangnya ombak sore itu.

Di Gili Labak listrik hanya tersedia dari pukul 6 hingga 10 malam saja, terkadang jam 8 sudah mati. Sumber listrik dari mesin genset dan tidak semua penduduk memilikinya. Sumber Air tawar juga tidak ada, jadi penduduk menampung air hujan di ember-ember dan untuk memasak mereka harus pergi ke pulau terdekat untuk membeli air tawar. Selama 4 hari tinggal di Gili Labak, saya mandi air laut setiap hari. Rasanya betah sekali tinggal dengan keramahan dan kesederhanaan warga.

THINGS TO DO DI GILI LABAK

 Berkeliling Pulau

Gili Labak sepi saat hari biasa, jarang ada wisatawan yang datang dan biasanya ramai saat akhir pekan atau musim liburan. Berkeliling pulau membutuhkan waktu kurang dari satu jam.

img_1190-copy

 img_0918-copy

img_1220-copy

 Snorkeling

Cukup berenang sekitar 10 meter dari bibir pantai. Kita bisa menikmati keindahan terumbu karang dan berenang bersama ikan cantik. Sayangnya, banyak terumbu karang yang rusak. Kita juga bisa menyewa kapal nelayan dan mereka akan membawa kita ke beberapa spot yang bagus untuk snorkeling.

 OLYMPUS DIGITAL CAMERA

img_1617-copy

Selama di Gili Labak saya belajar bahasa Madura. Dan ada satu kata yang sampe sekarang tidak berhenti saya ucapkan yaitu kuk keng kuk = camilan 😅

Meskipun sekarang sudah tidak berada di Gili Labak. Saya masih sering merindukan pulau ini. Terlebih penduduknya yang sangat ramah. Bersyukur sekali saya memiliki kesempatan untuk mengunjungi pulau ini.

 Ill be back ..