“Dia”… yang selalu di cari dan di tunggu

Aku terbangun lebih awal dari alarm yang telah kupasang di malam sebelumnya. Rasanya malas sekali beranjak dari tempat tidur yang telah memberikan kenyamanan saat aku terlarut dalam mimpi-mimpi yang aku sendiri tidak ingat lagi apa yang sebenarnya aku  impikan. “Aku harus bangun, kesempatan hanya datang sekali di hari ini atau aku harus mengulang lagi besok”. Kaki melangkah dengan ringan, hanya saja mata ini masih terasa lengket dan selimut yang terjatuh di lantai kembali memanggilku dengan iming-iming kehangatan yang sebenarnya sangat berat untuk aku tolak.

Kupanaskan air dan kubuat secangkir kopi. Aroma kopi seketika membuatku benar-benar bangun dan bersemangat. Ibarat berjalan di padang gersang, kemudian menemukan sebuah oase. Kubuka pintu Balkon dan aku melihat suasana yang masih gelap. Kusiapkan peralatan sederhana yang aku miliki untuk mengabadikan terbitnya Matahari pagi di langit Pangandaran.

Tidak lama berselang, muncul cahaya keemasan. Cahaya yang hanya dimiliki oleh Matahari. Pelan-pelan empunya cahaya itu memunculkan diri dan mulai memberi kehangatan alam sekitar. Selamat datang pagi!

IMG_9846 copy
Pangandaran

                                                                                     ***

Aku sendiri sangat mencintai Matahari, hampir setiap berlibur di suatu tempat aku pasti mengabadikan sunrise atau sunset. Bagiku, ketika aku menyaksikan terbitnya Matahari  aku selalu selalu melihat harapan baru, sementara sunset memberikan kedamaian. Aku bisa duduk berlama-lama tanpa rasa bosan menyaksikan proses tenggelamnya matahari dengan ditemani secangkir kopi setiap hari.

IMG_1395 copy
Gili Air

IMG_5406 copy
Masohi – Maluku

                                                                                    ***

Tanggal 9 Maret 2016, sudah terdengar dimana-mana dengung Gerhana Matahari yang akan terjadi, namun hanya bisa dilihat di beberapa tempat di Indonesia. Tidak semua orang bisa melihat langsung kejadian langka ini, kejadian yang aku sendiri tidak pernah mengalami sebelumnya. Dengan bersemangat aku mengunjungi budhe dan bertanya apa yang dia lakukan dulu saat terjadi Gerhana Matahari tahun 1983. Dia bercerita bahwa dulu semua orang dilarang keluar rumah. Tidak boleh melihat ke arah Matahari, karena takut mata akan menjadi Buta. Jika ingin melihat Matahari, harus memalui Baskom yang di isi Air. Suasanya sangat senyap dan gelap seperti saat terjadi hujan abu. Hanya lampu minyak tanah yang menerangi rumah.

Di Indonesia, beberapa Provinsi yang akan di lewati Gerhana Matahari ini adalah  Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka-Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan,  Kalimantan Timur, Sulawesi Barat,  Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. Sementara daerah yang mengalami gerhana paling lama di Maba, Haltim, 3 menit lebih 15 detik. Setiap daerah yang dilewati sudah mempersiapkan acara untuk  menarik wisatawan agar mereka mau datang ke kota mereka dan menyaksikan kejadian langka ini. Sangat berbeda dengan tahun 1983, Gerhana Matahari di sambut dengan penuh sukacita di setiap tempat tahun ini. Dan benar saja, sudah banyak hotel habis dipesan selama terjadinya Gerhana Matahari ini.

Ilustrasi gerhana matahari total

Tanpa gerhana, Matahari banyak di buru pecintanya. Mereka pergi ke berbagai tempat, bahkan rela mendaki puncak tertinggi hanya untuk melihatnya bersinar dengan cahaya keemasannya yang sangat memukau itu. Gerhana Matahari yang akan terjadi sebentar lagi tentu akan menjadi sebuah pengalaman yang tak akan pernah terlupakan. Pengalaman yang mungkin saja hanya bisa dilihat satu kali dalam seumur hidup. Pengalaman yang nantinya bisa menjadi cerita bagi anak cucu kita. Pengalaman yang bisa kita tuliskan dalam sebuah blog sehingga sahabat lain yang tidak bisa ikut menyaksikan secara langsung bisa mengetahui suasana dan kejadian yang kita alami.

Kontes Blog Gerhana Matahari Berhadiah 20 Wisata ke Belitung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s