I left my “heart” in Amed

IMG_8987 copy

AMED – merupakan sebuah desa di Bali Timur yang memiliki keindahan pantai yang sangat luar biasa (menurut saya lho ya ,,, ). Saya jadi teringat dengan perjalanan pertama kali kami ke tempat ini sekitar tahun 2012 yang lalu. Ketika itu kami tidak sengaja menemukan tempat ini saat mencari ATM untuk membayar penginapan di Tulamben (di Tulamben belum ada ATM saat itu). Hingga akhirnya kami menemukan satu-satunya ATM BRI di pertigaan ke arah Amed & Amlapura (tapi tidak bisa ambil uang dari ATM tersebut sehingga kami harus menuju Amlapura). Setelah mengambil uang kami melewati pantai di Amed dan akhirnya memutuskan untuk bermalam disana karena hari sudah sore dan terlalu lelah untuk kembali lagi ke Tulamben. Deretan jukung yang berjejer rapi di sepanjang pantai dan megahnya Gunung Agung – yang meskipun hanya terlihat sebagian dari balik bukit membuat saya langsung jatuh cinta dengan tempat ini, apalagi setelah saya tahu kalau di tempat ini ada beberapa spot yang bagus untuk snorkeling (makin jatuh cinta dehh ,,, :D). Saat itu kami memutuskan untuk menginap di sebuah vila yang bernama “Double One Vila”  dan bertemu dengan pak Made (pegawai di vila tersebut) yang kemudian menjadi teman baik hingga sekarang. Sejak saat itu kami sering mampir ke Amed jika mengunjungi Bali.  Kalau kata mas Michal sih “Belum ke Bali rasanya, jika belum berkunjung ke Amed“.

IMG_8872 copy

IMG_8882 copy

IMG_8947 copy

Foto – foto di atas merupakan foto terbaru yang saya ambil beberapa hari yang lalu sebelum meninggalkan Bali untuk menuju Lombok. Sekarang, sudah banyak bangunan baru berdiri dan semakin banyak warung makan, pertokoan dan ATM pastinya. Namun, ada hal yang membuat saya sedih karena ada beberapa makanan yang saya beli ternyata sudah kadaluwarsa dan penjual juga nampaknya tidak cek tanggal kadaluarsa setiap produk dan tetap menjualnya. Saya pikir karena toko baru jadi barang-barangya baru, ternyata tidak! Jadi ini bisa buat pelajaran bagi kita semua ya gaes – untuk selalu cek tanggal kadaluwarsa sebelum membeli makanan atau minuman dalam kemasan.

Untuk menuju ke Amed sangatlah mudah, bisa dengan sepeda motor atau mobil (perjalanan mungkin akan memakan waktu sekitar 2 jam dari Denpasar). Oh iya, ketika kalian melakukan perjalanan dari Denpasar menuju Amed, ada beberapa tempat wisata yang bisa kalian kunjungi, yaitu :

  • Padang Bai : Merupakan pelabuhan penyebrangan menuju Pulau Lombok, di dekat pelabuhan ada sebuah pantai kecil yang bernama “Blue Lagoon”. Kalian bisa snorkeling disana.
  • Candidasa : Bagi saya & Michal, tempat ini merupakan tempat persinggahan untuk makan siang. Warung makan favourite kami adalah “Temple Cafe & Seaside Cottages”. Jika memiliki waktu lebih, kalian juga bisa mengunjungi Obyek Wisata Tenganan dan snorkeling. Tidak jauh dari Candidasa juga terdapat sebuah pantai berpasir putih yang bisa kalian kunjungi. Namanya Pantai Pasir Putih, namun ada juga yang menyebutnya White Sand beach.
  • Amlapura : Di Amlapura terdapat Taman Air Ujung Sukasada. Saya belum pernah mengunjungi tempat ini sih, cuma sering lewat saja. Tapi bisa dilihat dari jalan kalau tempat ini sangat bagus.
  • Karangasem : Disini kalian bisa pergi ke Taman Air Tirta Gangga dan bisa juga mampir ke restoran untuk membeli Arak beras Merah 😀

Oh iya, sekarang kami sudah berada di Lombok dan sebentar lagi akan menuju Gili Air yang merupakan satu-satunya Gili yang belum pernah kami kunjungi. Saya packing dulu ya 😉 sampai jumpa di cerita saya selanjutnya!

Salam Wisata!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s